Penulis : Akbar Fauzi

Editor : Grace Kolin

Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki sejumlah pelabuhan yang memegang peranan penting dalam konektivitas industri negara. Contohnya, pelabuhan-pelabuhan yang ada di DKI Jakarta. Ada 22 pelabuhan di provinsi ini, 12 diantaranya berada di Jakarta Utara dan 10 lainnya berada di Kepulauan Seribu. 

Salah satu pelabuhan yang kental akan sejarah adalah Pelabuhan Sunda Kelapa. Pelabuhan tertua di Indonesia ini menyimpan sejarah panjang dari perjalanan Ibu Kota. Pelabuhan ini juga menjadi gerbang kota Batavia dan diperebutkan antar kerajaan nusantara dan Eropa, yaitu Kesultanan Demak, Kerajaan Pajajaran dan Portugis. 

Pada tahun 1511, bangsa Portugis lebih dulu datang ke Pelabuhan Sunda Kelapa untuk melakukan aktivitas perdagangan. Portugis berhasil membuat perjanjian dagang dengan Kerajaan Sunda pada 1522. Perjanjian tersebut memberikan kebebasan bagi Portugis untuk berdagang melalui Sunda Kelapa. Namun bagi Kesultanan Demak, perjanjian ini dianggap sebagai provokasi dan ancaman, sehingga Kesultanan Demak menugaskan pasukannya untuk mengusir Portugis dan sekaligus merebut Pelabuhan Sunda Kelapa.

Pada 22 Juni 1572 Kesultanan Demak berhasil merebut Sunda Kelapa. Sejak saat itu, nama Sunda Kelapa diganti menjadi Jayakarta yang berarti membuat kemenangan. Namun kekuasaan Kesultanan Demak tidak berlangsung lama, pada abad ke-16 Jayakarta direbut oleh bangsa Belanda dan dikuasai dalam waktu yang cukup lama. 

Pelabuhan Sunda Kelapa menjadi objek wisata sejarah kemaritiman Indonesia yang penting. Pelabuhan ini dapat dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara. Ada banyak hal menarik yang bisa disaksikan wisatawan di pelabuhan ini, seperti kapal-kapal kayu yang sedang bersandar dengan sistem satu-satunya di dunia yaitu tumpang siri dan juga dua mercusuar Sunda Kelapa yang termasuk mercusuar tertua yang dibangun pada masa pemerintahan Belanda tahun 1860.

Itulah sejarah bangsa asing yang pertama kali masuk ke Pelabuhan Sunda Kelapa. Sampai saat ini, Pelabuhan Sunda Kelapa masih tetap menjalankan perannya sebagai pintu gerbang kegiatan perekonomian, dengan aktivitas utama yaitu bongkar muat barang. Apakah Anda pernah mengunjungi pelabuhan ini? Jika belum, yuk berwisata sejarah ke Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta!