Matoa, buah khas dari Papua.

Sumber Gambar : Canva Pro

Penulis : Grace Kolin

Kelengkeng merupakan salah satu jenis buah yang banyak dijumpai di Indonesia. Selain kelengkeng, negara ini juga punya buah yang mirip dengan kelengkeng dan merupakan buah khas tanah Papua. Namanya buah matoa. Meski tidak sepopuler buah-buah pada umumnya, matoa memiliki keunikan tersendiri. Apa saja keunikannya?

  • Rasa dan aroma yang unik

Dalam hal rasa, matoa memiliki cita rasa manis dengan aroma layaknya perpaduan antara, kelengkeng, rambutan dan leci.

  • Tahan dari serangga

Buah matoa memiliki tekstur kulit yang kuat sehingga buah ini tidak mudah rusak dan tahan terhadap gangguan serangga.

  • Berkhasiat bagi kesehatan

Dalam buah matoa, terdapat  vitamin C dan E yang berkhasiat untuk meningkatkan sistem imun tubuh, menjaga kesehatan kulit, serta meringankan stres. Namun, perlu diingat, konsumsi buah ini secukupnya saja, karena buah ini mengandung glukosa jenuh yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan, buah ini dapat menyebabkan pusing.

  • Tidak hanya ada di Papua

Matoa dapat hidup daerah tersebut memiliki karakteristik lingkungan yang sesuai, seperti kondisi tanah yang kering, lapisan tanah yang tebal dan iklim dengan curah hujan tinggi. Oleh karena itu matoa tidak hanya dijumpai di Papua, namun juga di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

  • Memiliki banyak nama panggilan

Dikutip dari indonesiakaya.com, buah unik ini memiliki banyak nama panggilan di tiap daerah. Misalnya, di wilayah Sumatera Utara, matoa dikenal dengan nama Pakam, di Minangkabau, matoa dikenal sebagai Langsek Anggang, sementara di Jawa Barat matoa disebut dengan Leungsir.

Artikel ini dibuat dari berbagai sumber