Sumber Gambar : Tangkapan Layar Sekretariat Presiden
Penulis : Grace Kolin
Nama Maudy Ayunda sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Sosok anak muda yang memiliki karir cemerlang sebagai aktris dan penyanyi ini tidak hanya terkenal lewat kancahnya di panggung hiburan, namun juga segudang prestasi di dunia pendidikan. Ketika ia masih duduk di bangku SMA, Maudy sudah menorehkan beberapa prestasi. Baik di lomba Bahasa Inggris antar sekolah, lomba matematika, lomba lari, dan lomba pidato berbahasa Inggris. Setelah lulus, Maudy melanjutkan kuliah di Oxford University dan meraih predikat cumlaude.
Langkah pendidikan Maudy pun tidak hanya berhenti di Oxford University, Maudy kembali mengejar kesempatan untuk kuliah S2 di perguruan tinggi terbaik kedua di dunia, yaitu Stanford University yang berada di California, Amerika Serikat. Di kampus ini, Maudy menyelesaikan dua sekaligus jurusan Administrasi Bisnis dan Pendidikan dalam kurun waktu 2 tahun saja.
Pada tahun ini, Maudy kembali mendapat kesempatan yang membanggakan untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang hanya dihelat 20 tahun sekali, G20. Ia ditunjuk untuk menjadi juru bicara pemerintah selama presidensi Indonesia di G20. G20 adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU). Pada tahun ini, Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada November 2022 di Bali.
Kabar menggembirakan ini diumumkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Teknologi RI, Johny Plate. Johny percaya Maudy memiliki kualitas dan kredibilitas yang mumpuni sebagai alumni dari sejumlah universitas ternama di dunia. Penunjukan Maudy sebagai jubir Presidensi G20 dilakukan agar bisa menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, terutama generasi milenial dan Z.
Maudy mengaku bangga dan terhormat dengan penunjukkan dirinya jubir Presidensi G20. “Saya merasa terhormat bisa dipercaya menjalankan tugas menyebarkan informasi terkait presidensi G20. Kita ingin seluruh masyarakat Indonesia dan dunia aktif berpartisipasi dalam perhelatan besar ini,” katanya. Sebagai jubir Presidensi G20, Maudy bertugas menyampaikan informasi terkait KTT G20 yang akan dihadiri para pemimpin negara dalam organisasi tersebut.
“Saya sangat excited. Ini momentum bersejarah, ini kesempatan Indonesia mendorong dunia untuk pulih,” jelasnya.
Maudy Ayunda tak hanya sekadar membanggakan namun juga menginspirasi banyak kaum muda untuk beprestasi dan menjadi bagian dari momen bersejarah dunia. Ia juga menjadi potret bahwa anak muda memiliki potensi tak terbatas untuk berkembang dan mengukir milestones bagi dirinya maupun bagi banyak orang.
Artikel ini dibuat dari berbagai sumber
Baca juga: Kisah Alia Sabur, Profesor Termuda di Dunia

