Sumber : Independensi

Sumber Gambar : Canva Pro

Penulis : Grace Kolin

Selain dapat mengenyangkan dan menyehatkan, makanan juga dapat menjadi salah agen masuknya penyakit dalam tubuh. Ada berbagai faktor yang menyebabkan makanan yang dikonsumsi menjadi agen penyakit, bisa dari faktor pengolahan, kurangnya higienitas, penyimpanan, dan lain sebagainya.

Salah satu penyakit yang dapat dibawa oleh makanan adalah salmonellosis. Salmonellosis adalah salah satu penyakit pada sistem pencernaan yang timbul akibat infeksi bakteri Salmonella di dalam usus. Bagaimana bakteri ini bisa terdapat pada makanan? Dilansir dari laman situs hellosehat.com, ada beberapa makanan yang berisiko mengandung salmonella.

Yang pertama adalah makanan yang terkontaminasi dengan feses hewan yang mengandung bakteri salmonella. Ini dikarenakan salmonella merupakan bakteri yang hidup di banyak usus hewan ternak. Selain itu, salmonella juga dapat ditemukan pada telur mentah.

Pada ayam yang terinfeksi bakteri ini, ayam tersebut dapat menghasilkan telur yang mengandung salmonella, bahkan sebelum cangkangnya terbentuk. Dan yang terakhir, salmonella dapat ditemukan pada buah dan sayur yang tercemar air yang mengandung salmonella. Kontaminasi ini dapat terjadi saat buah dan sayur saat dicuci atau diolah dengan air yang terkontaminasi.

Apa yang terjadi jika seseorang mengonsumsi makanan yang terkontaminasi salmonella? Dilansir dari situs hellosehat.com, adanya bakteri salmonella dalam makanan yang dimakan dapat menyebabkan gastroenteritis dengan gejala mual, muntah, kram perut, diare, demam, sakit kepala, panas dingin, dan darah di feses. Seseorang dapat mengalami gejala-gejala tersebut selama dua sampai tujuh hari.

Sakit karena mengonsumsi makanan yang terkontaminasi salmonella, tentunya bukan hal yang menyenangkan. Ditambah lagi, sulit untuk mengetahui apakah makanan yang dikonsumsi mengandung salmonella atau tidak, karena bakteri ini hanya dapat dideteksi melalui uji di laboratorium. Namun, bukan tidak mungkin untuk melakukan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko keracunan makanan akibat salmonella.

Mengutip dari laman halodoc.com, ada beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk terhindar dari penyakit salmonellosis, diantaranya:

  • Mencuci bersih dengan air mengalir bahan-bahan makanan dan alat-alat makan.
  • Memasak makanan dan air untuk minum sampai benar-benar matang.
  • Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir segera setelah kontak dengan hewan-hewan, lingkungan, atau kontak dengan pengidap.

Artikel ini dibuat dari berbagai sumber