Kaligrafi Tiongkok

Ilustrasi aplikasi SATUSEHAT Mobile (Foto: Instagram pedulilindungi.id)

Salah satu langkah pemerintah untuk melakukan pelacakan kontak pasien Covid-19, adalah menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Untuk meningkatkan pengalaman pengguna, pemerintah resmi mengalihfungsikan aplikasi ini menjadi SATUSEHAT Mobile.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), resmi mengalihfungsikan aplikasi PeduliLindungi menjadi Satu Sehat Mobile pada Rabu (1/3) lalu.

Awalnya PeduliLindungi hanya digunakan sebagai aplikasi skrining data persentase Covid-19. Melalui transformasi ini, pemerintah berharap aplikasi Satu Sehat Mobile bisa punya lebih banyak manfaat.

Selain mengganti nama, ternyata ada pula beberapa fitur baru yang dihadirkan dalam aplikasi Satu Sehat Mobile.

COO DTO Kemenkes Daniel Oscar Baskoro menjelaskan, aplikasi ini akan terintegrasi dengan sistem pemerintah, sehingga bisa mempermudah pemerintah mendata jumlah vaksinasi, imunisasi, dan memberikan informasi seputar kesehatan di masyarakat.

“Kemenkes mengubah aplikasi ini agar bisa menjangkau pemakaian yang lebih luas dan lebih mudah,” ujar Daniel dikutip dalam tayangan YouTube DAAI Magazine, dikutip Jumat (7/3).

Cara mengunakan aplikasi Satu Sehat Mobile juga sangat mudah. Sahabat DAAI hanya perlu membuka aplikasi PeduliLindungi, lalu perbarui aplikasi tersebut di AppStore atau PlayStore dan lakukan log in ulang.

Salah satu fitur terbaru dalam aplikasi Satu Sehat Mobile, adalah fitur Riwayat Kesehatan. Fitur ini bisa mempermudah Sahabat DAAI mengakses rekam media pasien, serta memantau dan menganalisis kondisi kesehatan.

Tidak hanya itu, fitur ini juga bisa memudahkan Sahabat DAAI dalam melakukan rujukan ke rumah sakit lain. Sahabat DAAI hanya perlu pergi ke rumah sakit pertama, mendapatkan diagnosa, lalu hasilnya akan di-input oleh dokter atau perawat di rumah sakit tersebut.

Setelah data pasien terekam, maka Sahabat DAAI bisa langsung pergi ke rumah sakit lain dan mendapatkan tindakan medis dari dokter.

Menurut Daniel, fitur Rekam Medis Elektronik (RME) ini menjadi salah satu fitur utama dalam aplikasi Satu Sehat Mobile. Kemenkes juga terus mendorong integrase rekam medis dengan seluruh rumah sakit di Indonesia.

Selain rekam medis, Kemenkes juga menyediakan fitur “Medication Reminder.” Fitur ini bisa berfungsi sebagai pengingat minum obat bagi pasien.

Cara kerjanya pun cukup mudah, saat pasien mendapatkan resep dokter dan terekam dalam aplikasi, nantinya fitur pengingat akan berjalan secara otomatis.

Kemudian, aplikasi Satu Sehat Mobile juga puya fitur Diari Kesehatan yang dapat mencatat dan memantau kondisi kesehatan diri sendiri dan orang-orang terdekat.

Ada empat kondisi kesehatan yang bisa dicatat dalam fitur ini. Di antaranya pengukuran tubuh seperti tinggi dan berat badan, tekanan darah, gula darah, dan detak jantung.

Selain itu, juga akan muncul berbagai informasi seperti kurva kesehatan, analisis, serta rekomendasi untuk tindakan lebih lanjut.

Secara umum, aplikasi Satu Sehat Mobile masih memiliki fitur kesehatan yang sama dengan aplikasi PeduliLindungi. Namun, ke depannya fitur kesehatan lain akan terus berkembang dan ditambahkan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: