Penulis : Grace Kolin

Belum lama ini, tepatnya pada tanggal 7 Juli 2022, sebuah perpustakaan baru dibuka di Jakarta. Perpustakaan ini terletak di Lt. 3 Gedung Ismail Marzuki, Jl. Cikini Raya No. 73. Di dalam perpustakaan ini terdapat banyak sekali subjek buku, mulai dari buku anak-anak hingga buku referensi yang bisa dipinjam atau dibaca langsung di dalam perpustakaan.

Fasilitas lengkap dan Instagramable

Tempat ini menawarkan konsep modern dan estetik, sehingga tidak sedikit pengunjung yang tertarik untuk ikut berswafoto disini. Tidak hanya itu, tempat ini juga menyediakan fasilitas yang dapat dinikmati secara gratis, seperti pendingin ruangan, colokan listrik, Wi-Fi maupun mesin katalog digital.

Ramah anak dan difabel

Bagi pengunjung yang mebawa anak juga tidak perlu khawatir. Karena disini disediakan tempat yang nyaman bagi anak-anak untuk membaca, lengkap dengan berbagai mainan yang edukatif. Selain itu, perpustakaan ini juga memiliki beberapa ruangan khusus, seperti ruangan untuk mengadakan pertemuan dan juga ruangan khusus disabilitas. Di ruangan disabilitas ini disediakan beberapa alat bantu bagi mereka yang memilki kemampuan terbatas untuk tetap bisa menikmati isi dari buku-buku yang ada, seperti alat bantu audio dan buku braille.

Bukanya kapan?

Perpustakaan ini buka setiap hari, mulai dari pukul 09.00 hingga 17.00. Sebelum masuk, pengunjung wajib melakukan reservasi terlebih dahulu melalui laman perpustakaan.jakarta.go, dengan batas waktu reservasi pukul empat sore. Setelah reservasi, nantinya pengunjung akan mendapatkan barcode yang harus mereka pindai di pintu masuk. Pengunjung dilarang membawa barang bawaan seperti makanan dan minuman ke dalam perpustakaan, sehingga mereka wajib menitipkan barang bawaannya ke tempat penitipan barang.

Keanggotaan dan peminjaman buku

Untuk menjadi anggota dan meminjam buku dari perpustakaan ini, syaratnya merupakan warga DKI Jakarta atau warga non-DKI Jakarta yang beraktivitas di wilayah DKI Jakarta. Tiap anggota perpusatakaan hanya dapat meminjam maksimal dua duku dengan batas waktu peminjaman selama 2 minggu. “Jadi mereka bisa memanfaatkan perpustakaan Jakarta ini untuk mereka belajar, sebagai tempat bekerja, mereka bisa melakukan workshop dan lain-lain gitu, jadi tidak hanya sekedar ruangan untuk mereka datang untuk membaca buku aja, enggak. Kita ingin masyarakat tu ikut bertumbuh bersama kita,” ujar Syahmiranti Datau selaku pustakawan.