Gambar Rest Area KM 360B Jalan Tol Semarang – Barang dari gridoto.com
Penulis : Grace Kolin
Editor : Gilang Syahbani
Jalan tol, biasanya identik sebagai jalan yang bebas hambatan, memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam mengakses perjalanan. tidak hanya itu, ternyata jalan tol juga dapat memberikan dampak positif kepada lingkungan sekitarnya. Caranya melalui Jalan Tol Berkelanjutan. Apa itu Jalan Tol Berkelanjutan?
Ada tiga aspek penilaian jalan tol berkelanjutan, yaitu fungsi utama jalan tol, fungsi pendukung di rest area, serta fungsi pelengkap di rest area. Ketiga kriteria penilaian jalan tol berkelanjutan ini tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) PUPR Nomor 16 Tahun 2014 dan Permen PUPR Nomor 28 Tahun 2021.
Merinci poin fungsi pelengkap di rest area, terdapat indikator beyond SPM (Standar Pelayanan Minimal) dalam salah satu fungsi dari jalan tol berkelanjutan ini. Indikator ini dapat mengoptimalkan pemanfaatan rest area seperti kebersihan rest area, manajemen pengelolaan sampah, penghijauan, branding ekonomi lokal melalui UMKM, kerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat serta penerapan protokol kesehatan mencegah Covid-19.
Kini, sejumlah penyelenggara jalan tol di Indonesia telah menerapkan fungsi pelengkap di rest area-nya. Salah satunya adalah Rest Area KM 360B Tol Semarang-Batang, yang dikelola oleh anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk., PT Jasa Marga Rest Area Batang.
Sejak resmi beroperasi setelah diluncurkan pada tahun 2019, rest area KM 360B Ruas Batang-Semarang telah dinobatkan sebagai rest area dengan fasilitas terlengkap oleh Museum Rekor Indonesia (MURI), yakni sebanyak 51 fasilitas. Tidak hanya lengkap, rest area itu menerapkan konsep hijau yang termasuk dalam fungsi pelengkap “Jalan Tol Berkelanjutan”.
Dilansir dari video YouTube berjudul “Zero Waste || Rest Area KM 360B Ruas Tol Semarang – Batang” yang dirilis akun Rest Area KM 360B pada 9 Oktober 2020, Rest Area KM 360B melakukan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, yaitu dengan mengolah limbah plastik dan limbah organik. Sebelum dibawa menuju kedua tempat tersebut, sampah akan dipilah terlebih dahulu oleh Tim zero waste 360B terlebih dahulu. Dari hasil sampah yang telah dipilah, limbah organik akan dijadikan pupuk alami.
Selain menjalankan fungsi pemilahan dan pengolahan, setiap hari Tim zero waste 360B juga memberikan edukasi pentingnya memilah jenis sampah dan membuangnya pada tempat yang telah disediakan kepada pelaku UMKM yang berjualan di kawasan rest area. Tim zero waste 360B juga meminimalisir penggunaan plastik dengan mencuci kembali kantong plastik sampah yang telah mereka gunakan. Hal ini dilakukan bukan hanya berhemat dari segi finansial, namun juga mengingat bahwa sampah plastik sangat sulit untuk terurai dan membutuhkan waktu yang lama untuk mengurainya.
Dilansir dari video YouTube berjudul “Program CSR PT Jasa Marga (Persero) Tbk” yang dirilis akun Rest Area KM 360B pada 6 Januari 2022, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memberikan bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungannya kepada Rest Area KM 360B untuk mendukung konsep ramah lingkungan pada rest area ini beberapa waktu lalu. Bantuan ini berupa peralatan filterisasi air yang dapat digunakan rest area ini untuk mengolah hasil air wudhu menjadi air yang dapat digunakan kembali untuk penghijauan.
“Kedepannya kami berharap program ini dapat berkesinambungan serta rest area 360B dapat menjadi pilot project rest area yang memiliki peran serta melestarikan lingkungan,” ujar Direktur Utama PT Jasa Marga Rest Area Batang, Bimo Esmunantyo dalam video tersebut.
Upaya PT Jasa Marga Rest Area Batang dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di rest area ini mendapat tanggapan positif dari warganet.
“Rest area 360 tol Semarang Batang bagus sekali dan bersih,” puji akun NASIRAH AWANTASRI CHANNEL pada video YouTube berjudul “Rest Area 360 Tol Semarang Batang” yang diunggah akun Elm Family Indonesia pada 13 Desember 2020.
“Rest area 360B Semarang Batang luas tempatnya serta nyaman sekali,” timpal akun by Kak Wany pada kolom komentar yang sama.
Pengelolaan dan pemanfaatan limbah yang berlangsung di Rest Area KM 360B Tol Semarang-Batang menjadi potret bagian dari pembangunan. Keberadaan jalan tol diharapkan dapat hidup berdampingan dengan kelestarian lingkungan. Jika lingkungan lestari, tentu akan memberikan dampak positif bagi peradaban manusia kelak.
Artikel ini dibuat dari berbagai sumber

