gambar chinatown sumber dari canva

Penulis : Akbar Fauzi

Editor : Grace Kolin

Jakarta selalu menjadi kawasan multietnis dan multikultural yang menarik untuk dikunjungi karena perpaduan etnis dan suku bangsa masyarakatnya yang beragam. Terbukti dari banyaknya keberadaan kampung etnis seperti Kampung Jawa, Kampung Melayu, Kampung Bandan, Kampung Bali, Kampung Bugis, Pekojan, Manggarai dan tidak ketinggalan, sejumlah Pecinan atau Chinatown. Lantas, apa saja tempat wisata Pecinan di Jakarta yang menarik untuk dikunjungi? Dilansir dari beberapa sumber, berikut lokasinya:

1. Pantjoran Tea House 

Toko dua lantai yang didesain dengan arisitektur khas Tiongkok ini sudah berdiri sejak tahun 380 tahun lalu. Sebelumnya, tempat ini merupakan sebuah toko obat yang berdiri sejak tahun 1928, bernama Apotheek Chung Hwa. Setelah direnovasi ulang pada tahun 2015 lalu, tempat ini pun berubah fungsi menjadi kedai teh.

2. Pancoran Chinatown Point

Sejak tahun 2018, kawasan ini menjadi destinasi baru di pusat DKI Jakarta yang memadukan bangunan klasik dengan area komersial serta pusat perbelanjaan tematik. Tempat ini banyak menjual produk-produk lokal serta impor, seperti obat-obatan Tiongkok, jamu, elektronik, pakaian, makanan, dan lain-lain. Tempat ini juga memiliki area kuliner outdoor yang kental dengan nuansa budaya Tiongkok.

3. Pasar Petak Sembilan

Tempat wisata yang satu ini terletak di kawasan pasar Glodok, Jakarta Pusat. Di sepanjang jalan Pasar Petak Sembilan, ada banyak sekali penjual makanan ringan dan obat tradisional khas Negeri Tirai Bambu. Ada juga pernak-pernik dagangan yang berhubungan dengan Imlek serta peribadatan umat Buddha dan Konghucu, serba-serbi aksesori, baju cheongsam, kue keranjang, obat herbal, jamu, rempah-rempah, dodol, permen, angpao dan komik bekas.

4. Gang Gloria

Meski hanya berupa gang sempit di kawasan Pancoran-Glodok, Gang Gloria merupakan surganya kuliner. Di sana ada kedai kopi yang tersohor yaitu Kedai Kopi Tak Kie yang telah berdiri sejak tahun 1927.

5. Kelenteng Toa Se Bio

Kelenteng Toa Se Bio merupakan salah satu dari kelenteng tua yang ada di Jakarta. Nama Toa Se Bio merupakan gabungan dari dua kata, yaitu Toase yang berarti pesan dan Bio adalah kelenteng. Bangunan rumah ibadah ini sudah berdiri sejak tahun 1775 dan dikenal sebagai kelenteng yang menyembah dewa Qing Yuan Zhen Jun (Tjeng Gwan Tjeng Kun). Pada 18 Juni 2022 lalu, Kementerian Agama telah menetapkan kelenteng ini sebagai prasasti sejarah. Penetapan ini dilakukan setelah terjadi pemasangan dan penandatanganan prasasti yang dipajang pada bagian dalam bangunan. Prasasti tersebut akan menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian terhadap sejarah.

6. Gereja Santa Maria de Fatima

Gereja Katolik St. Maria de Fatima ini merupakan bangunan yang sarat akan sejarah dan sudah ada sejak tahun 1850. Gereja yang menjadi saksi bisu kehidupan orang Tionghoa di Jakarta ini kerap menjadi tempat berlangsungnya misa kebaktian yang diselenggarakan dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Tidak hanya itu, bangunan bergaya khas Tiongkok Selatan ini juga telah ditetapkan sebagai cagar budaya pada tahun 1972. 

7. Vihara Dharma Bhakti 

Vihara Dharma Bhakti atau dikenal juga dengan nama Klenteng Jin De Yuan. Vihara ini sendiri merupakan salah satu dari vihara-vihara tua yang ada di kawasan pecinan Glodok dan menjadi salah satu destinasi wisata dan ziarah bagi masyarakat penganut ajaran Konghucu. Menjelang hari-hari besar seperti Waisak dan tahun baru Imlek, vihara ini sangat ramai dikunjungi dan kerap dimeriahkan dengan berbagai acara-acara sosial atau pertunjukan seni tradisional khas Tiongkok. 

8. Candra Naya

Meski sudah dikelilingi bangunan tinggi dan mall, bangunan yang berada di jalan Gajah mada 188 ini tetap berdiri dengan gaya klasik khas Tionghoa. Dulunya, gedung ini merupakan rumah kediaman Mayor China Khouw Kim An yang lahir di Batavia pada 5 Juni 1879. Di dalam gedung ini, terdapat sebuah taman air yang menyejukkan suasana dan menambah keindahan bangunan. Saat ini, Candra Naya berada di bawah pengawasan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta dan termasuk dalam komplek hunian superblok PT Modernland Reality Tbk.

9. Pantjoran Chinatown PIK

Pantjoran Chinatown PIK atau yang juga dikenal dengan Pantjoran PIK adalah pusat kuliner khas Tiongkok di PIK (Pantai Indah Kapuk). Beragam jajanan sampai dengan menu makanan mengenyangkan semuanya ditemukan disini. Selain berburu kuliner, pengunjung juga dapat berswafoto di beberapa spot foto yang keren, seperti gapura, diorama, tembok dengan lukisan mural, dan lain-lain.