Penulis : Akbar Fauzi
Editor : Grace Kolin
Siapa yang tidak mengenal jengkol (Archidendron pauciflorum)? Begitu mendengar kata jengkol, Anda pasti langsung membayangkan baunya yang kurang sedap bukan? Eits, meskipun memiliki bau yang kurang sedap, jengkol memiliki cita rasa yang enak dan bisa dikonsumsi selagi mentah atau diolah menjadi aneka masakan. Selain itu, jengkol juga menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan. Berikut beberapa di antaranya:
1. Menangkal radikal bebas
Jengkol banyak mengandung vitamin, seperti vitamin A, vitamin B2, dan vitamin C yang baik untuk kesehatan. Kandungan vitamin A dan vitamin C pada jengkol berperan sebagai antioksidan untuk membasmi radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya.
2. Mencegah anemia
Manfaat dari jengkol selanjutnya adalah mengatasi dan mencegah anemia. Jengkol kaya akan zat besi yang berfungsi untuk memproduksi sel darah merah dalam tubuh, sehingga jengkol dapat menjadi makanan yang ampuh dalam mencegah anemia.
3. Mencegah diabetes
MelansirĀ Journal of the Science of Food and Agriculture, manfaat jengkol dapat menguntungkan penderita diabetes karena kandungan gulanya sangat aman untuk dikonsumsi. Jengkol mengandung asam jengkolat, zat yang tidak ditemukan pada bahan makanan lain. Asam jengkolat ini dapat membentuk kristal yang tidak larut oleh air, sehingga jengkol tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita kelainan ginjal.
4. Mengontrol kadar gula darah
Tidak terlepas dari manfaat jengkol untuk mencegah diabetes, ternyata jengkol juga bermanfaat mengontrol kadar gula darah. Karena, jengkol mengandung gula yang ramah mudah diurai di dalamĀ tubuh, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh para penderita diabetes.
5. Menguatkan tulang
Bukan hanya zat besi dan protein, jengkol juga mengandung kalsium dan fosfor didalamnya. Kalsium dan fosfor penting untuk mencegah terjadinya osteoporosis. Dengan mengonsumsi jengkol secara rutin dengan porsi yang cukup, maka akan membuat tulang menjadi lebih kuat.
6. Mencegah sakit maag
Khasiat jengkol lainnya yang bisa adalah menyembuhkan dan mencegah sakit maag. Menurut sebuah studi, orang mengonsumsi jengkol cenderung terhindar dari masalah pencernaan, termasuk sakit maag. Jadi, apabila maag Anda sedang kambuh, konsumsilah jengkol dengan takaran secukupnya untuk membantu meringankan gejala.
7. Mencegah penyakit jantung
Mengonsumsi jengkol dengan porsi yang cukup bisa membantu mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Ini dikarenakan, kandungan vitamin pada jengkol yang bisa membantu melancarkan peredaran darah dan mencegah berbagai racun yang perlu dibuang oleh tubuh. Pada akhirnya, kesehatan jantung akan tetap terjaga.
8. Pembentukan jaringan tubuh
Kandungan protein tinggi yang ada pada jengkol dapat membantu pembentukan jaringan dalam tubuh. Kandungan tersebut dipercaya jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan kandungan protein pada kacang hijau dan kedelai.
Manfaat jengkol cukup beragam, bukan? Tidak hanya dapat menambah selera makan bagi orang yang menyukainya, tapi juga baik untuk kesehatan tubuh. Meski manfaat jengkol cukup banyak, Anda tetap harus mengonsumsi dalam batas porsi yang wajar. Batasi konsumsi jengkol harian Anda hingga 75 mg per hari untuk wanita dan 90 mg per hari untuk pria.

