{"id":95706,"date":"2024-01-18T14:50:43","date_gmt":"2024-01-18T07:50:43","guid":{"rendered":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/?p=95706"},"modified":"2024-01-18T14:50:56","modified_gmt":"2024-01-18T07:50:56","slug":"vaksin-dbd-sudah-ada-di-indonesia-bisa-beli-pakai-bpjs","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/vaksin-dbd-sudah-ada-di-indonesia-bisa-beli-pakai-bpjs\/","title":{"rendered":"Vaksin DBD Sudah Ada di Indonesia, Bisa Beli Pakai BPJS?"},"content":{"rendered":"<p>[et_pb_section fb_built=&#8221;1&#8243; _builder_version=&#8221;4.19.3&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; width=&#8221;100%&#8221; width_tablet=&#8221;100%&#8221; width_phone=&#8221;100%&#8221; width_last_edited=&#8221;on|phone&#8221; max_width=&#8221;100%&#8221; collapsed=&#8221;off&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;][et_pb_row admin_label=&#8221;Artikel Layout&#8221; _builder_version=&#8221;4.19.3&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;][et_pb_column type=&#8221;4_4&#8243; _builder_version=&#8221;4.16&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;][et_pb_image alt=&#8221;Kaligrafi Tiongkok&#8221; title_text=&#8221;Vaksin DBD Sudah Ada di Indonesia, Bisa Beli Pakai BPJS?&#8221; force_fullwidth=&#8221;on&#8221; admin_label=&#8221;Foto&#8221; _builder_version=&#8221;4.19.3&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; border_radii=&#8221;on|10px|10px|10px|10px&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; src=&#8221;https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Feature-Image-Artikel-Low-Res-4.jpg&#8221; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;][\/et_pb_image][et_pb_text admin_label=&#8221;Keterangan Foto&#8221; _builder_version=&#8221;4.19.3&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; text_font=&#8221;Lato|300|||||||&#8221; text_font_size=&#8221;16px&#8221; custom_margin=&#8221;-5px||25px||false|false&#8221; custom_margin_tablet=&#8221;-5px||25px||false|false&#8221; custom_margin_phone=&#8221;-20px||30px||false|false&#8221; custom_margin_last_edited=&#8221;on|desktop&#8221; custom_padding=&#8221;|0px|||false|false&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; text_font_size_tablet=&#8221;&#8221; text_font_size_phone=&#8221;14px&#8221; text_font_size_last_edited=&#8221;on|desktop&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;]<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Vaksin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dengue<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sudah muncul di Indonesia | Foto: Canva<\/span><\/p>\n<p>[\/et_pb_text][et_pb_text admin_label=&#8221;Paragraf&#8221; _builder_version=&#8221;4.19.3&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; text_font=&#8221;Lato||||||||&#8221; text_font_size=&#8221;20px&#8221; text_line_height=&#8221;1.6em&#8221; header_font=&#8221;Lato|900|||||||&#8221; header_2_font=&#8221;Lato|900|||||||&#8221; header_2_font_size=&#8221;30px&#8221; header_6_font=&#8221;Lato|900|||||||&#8221; custom_padding=&#8221;|0px||||&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; text_font_tablet=&#8221;Lato||||||||&#8221; text_font_phone=&#8221;Lato||||||||&#8221; text_font_last_edited=&#8221;on|desktop&#8221; text_font_size_tablet=&#8221;&#8221; text_font_size_phone=&#8221;16px&#8221; text_font_size_last_edited=&#8221;on|phone&#8221; header_2_font_size_tablet=&#8221;30px&#8221; header_2_font_size_phone=&#8221;25px&#8221; header_2_font_size_last_edited=&#8221;on|phone&#8221; border_radii=&#8221;on|10px|10px|10px|10px&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;]<\/p>\n<p><b>Pada Agustus 2023, Indonesia sudah mencapai lebih dari 57 ribu kasus dengan kasus kematian lebih dari 400. Bagaimana cara mencegah kasus DBD?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demam Berdarah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dengue<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (DBD) merupakan salah satu penyakit yang sudah tidak asing di Indonesia. DBD adalah sebuah penyakit yang terjadi karena virus dengue yang dapat ditularkan melalui gigitan dari nyamuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aedes Aegypti<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada awalnya, gejala DBD seperti gejala flu atau demam biasa. Namun, jika terus dibiarkan dan tidak mendapatkan penanganan yang serius, DBD dapat menyebabkan kematian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, Sahabat DAAI perlu mengenali gejala-gejala DBD sejak awal agar gejala tidak menjadi parah.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Kenali Gejala DBD<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mulanya, gejala DBD adalah demam tinggi, nyeri (pada bagian sendi, belakang mata), muncul bercak-bercak merah, dan tidak nafsu makan, sehingga tubuh terasa lemas. Pada gejala seperti ini, seseorang perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDemamnya sendiri ini dapat berlangsung dua hingga tujuh hari dilanjutkan adanya fase kritis, yaitu dua sampai tiga hari. Nah ini perlu kita perhatikan. Jadi di saat fase kritis demam menurun, rasanya badan juga lebih baik, tetapi ternyata sewaktu kita melakukan pemeriksaan trombosit kita sedang rendah. Jadi itu yang mesti diperiksakan lebih lanjut,\u201d ujar dr. Nancy Indah Lestari Spesialis Penyakit Dalam dikutip dari tayangan YouTube DAAI Family, Kamis (18\/1\/2024).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, gejala akan masuk ke dalam kategori darurat ketika demam diikuti dengan gejala lain, yaitu sesak napas, muntah-muntah, pendarahan, sakit perut parah, terdapat darah saat buang air besar dan buang air kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lansia yang terkena DBD membutuhkan perawatan yang khusus karena sebagian besar lansia memiliki penyakit penyerta (komorbid). Terlebih lagi risiko dari gejala DBD yang dapat menyebabkan pendarahan dan sesak napas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cNah, itu yang membuat kita harus berhati-hati. Banyak konsumsi obat lain yang sedang diminum oleh pasien tersebut. Kemudian, manifestasi-manifestasi yang dapat terjadi pada demam berdarah, seperti perdarahan, kemudian sesak napas. Infeksi sekunder, ditambah daya tahan tubuh yang menurun membuat seseorang lansia itu lebih rentan untuk mendapat kan infeksi sekunder dari demam berdarah,\u201d kata dr. Nancy.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Situasi yang Rentan Terkena DBD<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip dari Halodoc, pada penyakit DBD kelompok yang paling rentan adalah anak-anak dan kelompok dengan daya tahan tubuh atau imunitas yang rendah (termasuk lansia).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, ada pula beberapa tempat yang paling disukai oleh nyamuk DBD. Di antaranya semak-semak tanaman, genangan dan\/atau penampungan air, tumpukan barang, dan sudut ruangan yang gelap.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTempat endemis, DBD tentu kita harus lebih berhati-hati atau waspada. Nah, apabila ada tempat yang banyak genangan air, kemudian sanitasinya kurang begitu baik dan adanya gigitan nyamuk ya kita mesti berhati-hati,\u201d jelas dr. Nancy.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-95709 alignnone size-full\" src=\"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Feature-Image-Artikel-Low-Res-3.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Feature-Image-Artikel-Low-Res-3.jpg 640w, https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Feature-Image-Artikel-Low-Res-3-480x270.jpg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) 640px, 100vw\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nyamuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aedes Aegypti<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> penyebab DBD | Foto: Canva<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Vaksin DBD<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, pencegahan DBD bisa dilakukan dengan melakukan vaksin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dengue<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terhadap individu yang belum pernah ataupun sudah pernah terkena DBD. Vaksin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dengue<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terbukti ampuh menahan DBD 60% sampai 80%<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cJadi sudah pasti aman boleh untuk usia 6 sampai 45 tahun. Boleh juga untuk yang sudah pernah DBD ataupun yang belum. Nah, tapi hati-hati vaksin ini tidak boleh kalau misalnya kita ada alergi berat terhadap dosis pertama,\u201d kata dr. Gerry dikutip dari tayangan YouTube Dr. Gerry &amp; Miche, Kamis (18\/1\/2024).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, terdapat beberapa kategori yang tidak disarankan untuk memperoleh vaksin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dengue<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Individu dengan riwayat alergi berat (termasuk pada saat penerimaan dosis pertama mengeluarkan reaksi sesak napas tidak diperbolehkan untuk mendapatkan vaksin kedua);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ibu hamil ataupun ibu yang sedang menyusui (disarankan untuk menunggu terlebih dahulu);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Individu dengan kelemahan imun (HIV ataupun AIDS).<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Efek samping yang mungkin timbul dari vaksin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dengue <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Infeksi saluran pernapasan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pusing atau nyeri kepala;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Demam;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Batuk;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mual;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Timbul ruam-ruam.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Vaksin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dengue <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sudah tersedia di beberapa rumah sakit dan layanan kesehatan Indonesia, dengan kisaran harga sekitar Rp950.000 sampai dengan Rp1.750.000.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu dicatat, pembelian vaksin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dengue <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak ditanggung oleh <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Badan Penyelenggara Jaminan Sosial<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> (BPJS) Kesehatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIni harus dibedakan, ya. Upaya untuk\u00a0 perorangan dengan upaya kesehatan masyarakat. Kalau upaya kesehatan masyarakat tentu itu sudah menyangkut menular dan publik, ya. Bagaimana sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">surveilans<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> segala macam itu sebetulnya bukan tanggung jawab BPJS,\u201d jelas Prof dr. Ali Ghufron Mukti Direktur Utama <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">BPJS<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dikutip dari artikel IDX Channel.com.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, ketika akan pergi mengunjungi tempat yang cenderung banyak nyamuk, lebih baik menggunakan pakaian yang lebih tertutup untuk menghindari risiko gigitan nyamuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cJadi tetap memakai kaos lengan panjang, celana panjang, pakai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lotion<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (anti nyamuk) semuanya untuk pencegahan di saat kita bepergian ke tempat yang memang lebih rentan untuk mengalami DBD,\u201d tutup dr. Nancy.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Penulis: Kerin Chang<\/strong><\/p>\n<p>[\/et_pb_text][brbl_post_grid include_categories=&#8221;861&#8243; order_by=&#8221;rand&#8221; post_count=&#8221;4&#8243; content_padding=&#8221;0px|30px|0px|30px|false|false&#8221; title_spacing_top=&#8221;0px&#8221; title_spacing_bottom=&#8221;10px&#8221; column_count=&#8221;2&#8243; column_gap_x=&#8221;0px&#8221; column_gap_y=&#8221;13px&#8221; show_avatar=&#8221;off&#8221; show_excerpt=&#8221;off&#8221; show_author=&#8221;off&#8221; show_date=&#8221;off&#8221; content_bg_color=&#8221;RGBA(255,255,255,0)&#8221; post_padding_tablet=&#8221;&#8221; post_padding_phone=&#8221;&#8221; post_padding_last_edited=&#8221;on|desktop&#8221; content_padding_last_edited=&#8221;off|phone&#8221; column_count_tablet=&#8221;2&#8243; column_count_phone=&#8221;1&#8243; column_count_last_edited=&#8221;on|desktop&#8221; column_gap_x_tablet=&#8221;0px&#8221; column_gap_x_phone=&#8221;0px&#8221; column_gap_x_last_edited=&#8221;on|phone&#8221; _builder_version=&#8221;4.19.3&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; title_text_color=&#8221;#000000&#8243; title_line_height=&#8221;1.3em&#8221; custom_margin=&#8221;|-20px||-20px|false|false&#8221; custom_margin_tablet=&#8221;|-20px||-20px|false|false&#8221; custom_margin_phone=&#8221;|-20px||-20px|false|false&#8221; custom_margin_last_edited=&#8221;on|phone&#8221; custom_padding=&#8221;||||false|false&#8221; title_font_size_tablet=&#8221;&#8221; title_font_size_phone=&#8221;16px&#8221; title_font_size_last_edited=&#8221;on|tablet&#8221; title_line_height_tablet=&#8221;1.3em&#8221; title_line_height_phone=&#8221;1.3em&#8221; title_line_height_last_edited=&#8221;on|phone&#8221; border_width_all_content=&#8221;0px&#8221; border_style_all_content=&#8221;none&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;][\/brbl_post_grid][et_pb_text admin_label=&#8221;Judul Video&#8221; _builder_version=&#8221;4.19.3&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; text_font=&#8221;Lato||||||||&#8221; text_font_size=&#8221;20px&#8221; text_line_height=&#8221;1.6em&#8221; header_font=&#8221;Lato|900|||||||&#8221; header_2_font=&#8221;Lato|900|||||||&#8221; header_2_font_size=&#8221;30px&#8221; header_6_font=&#8221;Lato|900|||||||&#8221; custom_margin=&#8221;50px||||false|false&#8221; custom_padding=&#8221;|0px||||&#8221; text_font_tablet=&#8221;Lato||||||||&#8221; text_font_phone=&#8221;Lato||||||||&#8221; text_font_last_edited=&#8221;on|desktop&#8221; text_font_size_tablet=&#8221;&#8221; text_font_size_phone=&#8221;16px&#8221; text_font_size_last_edited=&#8221;on|phone&#8221; header_2_font_size_tablet=&#8221;30px&#8221; header_2_font_size_phone=&#8221;25px&#8221; header_2_font_size_last_edited=&#8221;on|phone&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;]<\/p>\n<h3>Simak Video Pilihan di Bawah Ini:<\/h3>\n<p>[\/et_pb_text][et_pb_code _builder_version=&#8221;4.19.3&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;]<iframe loading=\"lazy\" width=\"560\" height=\"315\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/wAUeHg7XUcQ?si=LNSyHrTfco3-F68s\" title=\"YouTube video player\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe>[\/et_pb_code][et_pb_code _builder_version=&#8221;4.19.3&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;]<iframe loading=\"lazy\" style=\"border: none; overflow: hidden;\" src=\"https:\/\/www.facebook.com\/plugins\/like.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fdaaitvindonesia&#038;width=450&#038;layout=standard&#038;action=like&#038;size=large&#038;share=false&#038;height=35&#038;appId=2187618734841213\" width=\"450\" height=\"35\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe>[\/et_pb_code][\/et_pb_column][\/et_pb_row][\/et_pb_section][et_pb_section fb_built=&#8221;1&#8243; _builder_version=&#8221;4.19.3&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; collapsed=&#8221;on&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;][et_pb_row _builder_version=&#8221;4.19.3&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;][et_pb_column type=&#8221;4_4&#8243; _builder_version=&#8221;4.19.3&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;][et_pb_image src=&#8221;https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/image.jpeg&#8221; _builder_version=&#8221;4.19.3&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221;][\/et_pb_image][\/et_pb_column][\/et_pb_row][\/et_pb_section]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada Agustus 2023, Indonesia sudah mencapai lebih dari 57 ribu kasus dengan kasus kematian lebih dari 400. Bagaimana cara mencegah kasus DBD?<\/p>\n","protected":false},"author":29,"featured_media":95707,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"none","_et_pb_use_builder":"on","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":""},"categories":[1100,861],"tags":[8748,8747,8743,8746,8744,8745],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95706"}],"collection":[{"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/users\/29"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=95706"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95706\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":95712,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95706\/revisions\/95712"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/media\/95707"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=95706"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=95706"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=95706"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}