{"id":77246,"date":"2022-08-01T08:00:00","date_gmt":"2022-08-01T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.daaitv.co.id\/DAAI-WP\/?p=77246"},"modified":"2022-07-29T20:32:58","modified_gmt":"2022-07-29T13:32:58","slug":"siti-umayah-gadis-tuna-rungu-yang-menjadi-pesilat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/siti-umayah-gadis-tuna-rungu-yang-menjadi-pesilat\/","title":{"rendered":"Siti Umayah, Gadis Tuna Rungu yang Menjadi Pesilat"},"content":{"rendered":"<p>[et_pb_section fb_built=&#8221;1&#8243; _builder_version=&#8221;4.14.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;][et_pb_row _builder_version=&#8221;4.14.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;][et_pb_column type=&#8221;4_4&#8243; _builder_version=&#8221;4.14.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;][et_pb_video src=&#8221;https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=NXmnsdMe8qs&#8221; _builder_version=&#8221;4.14.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;][\/et_pb_video][et_pb_text _builder_version=&#8221;4.14.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; text_font=&#8221;Inter||||||||&#8221; text_text_color=&#8221;#606A70&#8243; text_font_size=&#8221;11px&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;]<\/p>\n<p><strong>Penulis :<\/strong><strong> Grace Kolin<\/strong><\/p>\n<p>[\/et_pb_text][et_pb_text _builder_version=&#8221;4.14.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; text_font=&#8221;Inter||||||||&#8221; custom_padding=&#8221;|0px||||&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; text_font_size_tablet=&#8221;&#8221; text_font_size_phone=&#8221;16px&#8221; text_font_size_last_edited=&#8221;on|phone&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;]<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Siti Umayah, siswi yang duduk di bangku SMA Sekolah Khusus atau Skh Negeri 01 Kabupaten Tangerang ini adalah seorang tuna rungu. Bagi gadis yang akrab disapa Uum ini, keterbatasan yang ia miliki tidak membatasi niat dan keinginan kuatnya dalam mendalami olahraga pencak silat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mahir menguasai gerakan-gerakan dalam olahraga tersebut, perempuan tiga bersaudara ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun berkat ketekunannya, Uum mampu menguasai gerakan silat yang sulit untuk dilakukan. Bahkan ia juga berhasil mendulang prestasi di bidang olahraga ini dengan menjadi juara 1 dalam Festival Silaturahmi Jawara dan Ulama se-Kabupaten Tangerang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya senang di sekolah karena dapat belajar. Tidak hanya mendapat pelajaran dari guru, saya juga dapat berlatih silat dengan penuh semangat,\u201d kata Umayah dalam bahasa isyarat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tinta emas yang menorehkan nama Uum sebagai seorang pesilat yang berprestasi tidak lantas membuatnya berpuas diri. Ia pun mencoba tantangan lain, yaitu dengan menjadi seorang penari dan seorang juru masak. Sejumlah prestasi dari kedua bidang tadi juga berhasil dicapai perempuan 21 tahun ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di bidang tari, Uum pernah meraih juara 2 pada lomba menari pada Festival Lomba Seni se-Provinsi Banten, sementara di bidang tata boga, ia berhasil menjadi juara 1 dalam Lomba Keterampilan Memasak se-Provinsi Banten.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Uum menyampaikan bahwa kemampuannya ini ia peroleh dari hasil belajar dengan guru di sekolah serta menonton tayangan video di media sosial. Selepas menyelesaikan masa pendidikannya nanti, ia memiliki keiinginan untuk menjadi guru silat bagi anak-anak berkebutuhan khusus. \u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keinginan Uum disambut positif oleh Dra. Ngatini, Kepala sekolah Skh Negeri 01 Tangerang. Ngatini mengaku sedari awal sekolah ini telah membuka kesempatan bekerja untuk anak-anak muridnya yang berprestasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami memang, dari awal kita berkomitmen untuk anak-anak yang berprestasi ini kita kasih peluang untuk kerja di sekolah kami, dan itu kami, dan itu dibiayai oleh apbd. Itu udah ada beberapa sih siswa kami yang berprestasi tahun lalu sekarang menjadi karyawan kami. Kemudian kedua, kami juga salurkan kerja ke pabrik tertentu, perusahaan-perusahaan tertentu dan kami direkomendasikan dari sekolah dan itu udah kami lakukan sampai detik ini. Dan itu yang membuat orang tua jadi termotivasi untuk anaknya berprestasi. Karena memang yang kita utamakan adalah anak yang berprestasi di sekolah kami,\u201d ujar Ngatini.<\/p>\n<p>[\/et_pb_text][et_pb_code _builder_version=&#8221;4.14.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;]<iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/www.facebook.com\/plugins\/like.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fdaaitvindonesia&#038;width=450&#038;layout=standard&#038;action=like&#038;size=large&#038;share=false&#038;height=35&#038;appId=2187618734841213\" width=\"450\" height=\"35\" style=\"border:none;overflow:hidden\" scrolling=\"no\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"true\" allow=\"autoplay; clipboard-write; encrypted-media; picture-in-picture; web-share\"><\/iframe>[\/et_pb_code][\/et_pb_column][\/et_pb_row][\/et_pb_section]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siti Umayah, siswi yang duduk di bangku SMA Sekolah Khusus atau Skh Negeri 01 Kabupaten Tangerang ini adalah seorang tunarungu. Bagi gadis yang akrab disapa Uum ini, keterbatasan yang ia miliki tidak membatasi niat dan keinginan kuatnya dalam mendalami olahraga pencak silat. <\/p>\n","protected":false},"author":18,"featured_media":77257,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"none","_et_pb_use_builder":"on","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":""},"categories":[861],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77246"}],"collection":[{"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=77246"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77246\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":77267,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77246\/revisions\/77267"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/media\/77257"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=77246"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=77246"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=77246"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}