{"id":68125,"date":"2022-01-19T14:00:00","date_gmt":"2022-01-19T07:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.daaitv.co.id\/DAAI-WP\/?p=68125"},"modified":"2022-01-20T16:41:18","modified_gmt":"2022-01-20T09:41:18","slug":"keseruan-berkebun-di-lahan-terbatas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/keseruan-berkebun-di-lahan-terbatas\/","title":{"rendered":"Keseruan Berkebun di Lahan Terbatas"},"content":{"rendered":"\n[et_pb_section fb_built=&#8221;1&#8243; _builder_version=&#8221;4.14.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;][et_pb_row _builder_version=&#8221;4.14.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;][et_pb_column type=&#8221;4_4&#8243; _builder_version=&#8221;4.14.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;][et_pb_image src=&#8221;https:\/\/www.daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Berkebun-di-Apartemen-Bumiku-Satu-1.jpg&#8221; alt=&#8221;Sumber : Independensi&#8221; title_text=&#8221;Berkebun di Apartemen &#8211; Bumiku Satu&#8221; _builder_version=&#8221;4.14.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;][\/et_pb_image][et_pb_text _builder_version=&#8221;4.14.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; text_font=&#8221;Inter||||||||&#8221; custom_padding=&#8221;|0px||||&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;]<p style=\"text-align: justify;\">Kebun biasanya berada di area pegunungan atau pun lahan yang luas. Namun, Sapariah Saturi memiliki kebun yang unik dan berbeda dari biasanya. Kebun Sapariah adalah kebun yang berada di atap apartemen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai pendudukan kota Jakarta, keterbatasan lahan tidak menghalangi keinginannya untuk berkebun. Sapariah berharap, dengan memanfaatkan atap apartemen untuk berkebun bisa membuatnya berkontribusi baik terhadap lingkungan kota Jakarta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tempat yang biasanya hanya digunakannya untuk swa foto bersama kawan-kawan itu, kini mendatangkan manfaat baginya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBisa panen tanaman sendiri kayak gini rasanya suatu mimpi, kayaknya terwujud dengan punya tanaman di atas atap,\u201d ujar Sapariah bersyukur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain Sapariah, ada juga Enny Indrawati yang memanfaatkan lahan di kantornya untuk berkebun. Setidaknya, Enny dan rekan-rekannya memanfaatkan setengah dari total luas lahan kantor mereka untuk dijadikan kebun sayuran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebun di kantor ini tidak hanya mendatangkan manfaat dari sayur-sayuran yang bisa dipanen. Menurut Enny, dengan adanya kebun di kantor mereka bisa memberikan mood yang lebih baik untuk para karyawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan berkebun di kantor ini perlahan membentuk pola hidup sehat bagi Enny dan karyawan lainnya. \u201cSaya mengalami sakit vertigo itu bertahun-tahun, tapi setelah saya mengonsumsi jus sayur, sering, vertigo saya berkurang, sangat berkurang bahkan hampir tidak pernah vertigo,\u201d ungkap Enny.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berkebun memang menjadi suatu hal yang menarik dan menyimpan segudang manfaat. Mulai dari menjaga kesehatan hingga membuat pikiran dan mood kita menjadi lebih baik. Lahan yang terbatas pun tak menjadi masalah besar untuk mulai berkebun dan menanam, seperti yang dilakukan Sapariah dan Enny. Berikut ada beberapa tips metode berkebun di lahan yang terbatas :<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Hidroponik<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Metode menanam dengan hidroponik bisa menjadi pilihan untuk menanam di lahan yang sempit. Hidroponik adalah cara menanam tanpa menggunakan media tanah, melainkan menggunakan media air. Peralatan sederhana seperti botol plastik bekas dan pipa paralon sering kali dijadikan alat untuk berkebun dengan metode ini. Menanam dengan metode hidroponik bisa memberikan hasil panen yang melimpah dan lebih segar.<\/p>\n<ol start=\"2\" style=\"text-align: justify;\">\n<li>Tabulampot<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cara ini mungkin tak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat, karena cara ini sudah banyak dilakukan oleh masyarakat untuk menanam dan berkebun di halaman rumah. Tabulampot adalah singkatan dari tanaman buah dalam pot. Media tanam yang bisa digunakan dalam metode tambulampot adalah yang bisa menyimpan air dan bisa digunakan sebagai pemasok nutrisi dalam tanaman.<\/p>\n<ol start=\"3\" style=\"text-align: justify;\">\n<li>Vertikultur<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Metode ini juga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mulai menanam dan berkebun di lahan yang sempit dan terbatas. Vertikultur menggunakan bentuk vertikal sehingga tidak membutuhkan lahan yang luas untuk menanam tanaman tersebut. Modelnya pun beragam mulai dari gantung, tempel, tegak, hingga rak.<\/p>\n<ol start=\"4\" style=\"text-align: justify;\">\n<li>Aeroponik<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Metode ini menggunakan media tanam yang akarnya menggantung di udara, sehingga tidak menggunakan media tanah. Oleh karena itu, cara ini juga tepat untuk berkebun di lahan yang terbatas. Cara ini juga memiliki kelebihan khusus yakni kualitas yang bagus, tanaman lebih segar, aroma dan cita rasanya pun lebih lezat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis : Hasna<br \/>Editor : Gilang Syahbani<\/p>[\/et_pb_text][et_pb_text _builder_version=&#8221;4.14.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221; text_font=&#8221;Inter||||||||&#8221; text_font_size=&#8221;18px&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; sticky_enabled=&#8221;0&#8243; custom_margin=&#8221;50px||||false|false&#8221;]<p><strong>Video Terkait<\/strong><\/p>[\/et_pb_text][et_pb_video src=&#8221;https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=7YJSEvzVvXA&#038;t=1113s&#8221; _builder_version=&#8221;4.14.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;][\/et_pb_video][et_pb_video src=&#8221;https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=StnApKqbtII&#038;t=786s&#8221; _builder_version=&#8221;4.14.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;][\/et_pb_video][et_pb_accordion toggle_icon=&#8221;&#x22;||divi||400&#8243; _builder_version=&#8221;4.14.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; toggle_font_size=&#8221;13px&#8221; body_font_size=&#8221;11px&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;][et_pb_accordion_item open=&#8221;on&#8221; _builder_version=&#8221;4.14.4&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;][\/et_pb_accordion_item][\/et_pb_accordion][\/et_pb_column][\/et_pb_row][\/et_pb_section]\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kebun Sapariah adalah kebun yang berada di atap apartemen.<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":68126,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_et_pb_use_builder":"on","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"2880"},"categories":[861,1],"tags":[831,847,846],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68125"}],"collection":[{"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68125"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68125\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68131,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68125\/revisions\/68131"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/media\/68126"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/daaitv.co.id\/DAAI-WP\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}