Kaligrafi Tiongkok

M. Prayoga petugas PPSU (Foto: Instagram.com/mprayoga1998)

Seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) DKI Jakarta M. Prayoga (25), membuktikan bahwa kerja keras dan pantang menyerah bisa membuat hidupnya menjadi lebih baik.

Belakangan ini, Prayoga atau yang akrab disapa Yoga ramai menjadi perbincangan warganet karena dirinya mampu meningkatkan taraf hidupnya dengan kerja keras dan sikap pantang menyerah.

Pada akun media sosialnya, Yoga bercerita dirinya kerap mendapatkan cibiran dari warganet yang merendahkan profesinya sebagai PPSU.

Tak ambil pusing dengan omongan warganet, Yoha menjadikan hal itu sebagai motivasi agar dirinya lebih bersemangat dalam menjalani hidup sehari-hari.

 

Bekerja Sambil Melanjutkan Pendidikan

Pada unggahan di media sosial TikTok-nya @its_yogga dirinya menulis, “Emang petugas kebersihan enggak boleh punya iPhone?”

Yoga bercerita, di tahun 2018 ia diterima sebagai petugas PPSU di DKI Jakarta. Sebagai petugas kebersihan, Yoga bekerja dari pagi sampai siang untuk menyapu jalan, mengangkut sampah, dan membersihkan saluran air.

Yoga mengaku, ia harus bekerja demi membantu perekonomian keluarganya dan membayar biaya sekolah adik-adiknya.

Setelah bekerja salama setahun, di tahun 2019 Yoga memutuskan untuk mengikuti Program Pendidikan Kesetaraan (Paket B) yang setara dengan SMP.

Aku ikut program sekolah Paket B (setara SMP) karena sebelumnya sudah putus sekolah dari kelas 2 SMP,” ujar Yoga dikutip dari media sosialnya, Jumat (9/2).

Tak ingin berpuas diri, Yoga kembali menantang dirinya dengan mencoba menjadi kreator konten (content creator) di media sosial.

Dengan demikian, kegiatannya sehari-hari meliputi bekerja, bersekolah, dan menyambi sebagai pembuat konten.

Berkat kegigihannya, di tahun 2020 lalu Yoga berhasil menyelesaikan pendidikan Paket B dan langsung melanjutkan ke Paket C (pendidikan setara SMA).

Beberapa tahun kerja belum bisa beli apa yang diinginkan, aku cuma mentingin keluarga yang penting bisa makan dan bayar sekolah adik,” kata Yoga.

Meski demikian, Yoga tetap berusaha untuk menyisihkan uangnya sedikit demi sedikit untuk membeli ponsel baru agar konten yang dihasilkan bisa lebih baik.

Perjuangan Yoga untuk menyelesaikan pendidikannya pun tercapai di tahun 2023 lalu, setelah dirinya dinyatakan lulus Paket C.

Buatku pendidikan nomor satu dan belajar nggak ada batasan umur,” jelasnya.

Menjadi Kreator Konten

Yoga mengaku, dirinya kerap merasa lelah dengan kehidupannya sehari-hari karena ada banyak hal yang harus ia korbankan.

Bertekad untuk meningkatkan taraf hidupnya, akhirnya Yoga lebih fokus bekerja, membuat konten media sosial, dan melakukan sesi live di media sosialnya untuk menambah tabungan.

Tak jarang beberapa public figure mengunjungi sesi live Yoga yang membuat kontennya semakin ramai.

Alhamdulillah uang dari live bisa buat tambah-tambah bayar sekolah adik, bayar listrik, dan nambahin tabungan buat beli apa yang aku pengin,” ungkap Yoga.

Setelah kontennya semakin ramai, Yoga pun mulai mendapatkan tawaran kolaborasi dari kreator konten lain, salah satunya adalah Boris Bokir.

Setelah memenuhi undangan kolaborasi dari berbagai kreator konten lain, Yoga akhirnya bisa memenuhi keinginanya untuk memiliki ponsel baru.

Sejak saat itu, engagement videonya terus meningkat dan Yoga semakin banyak mendapatkan tawaran kerja sama dari berbagai merek.

Ternyata bener yahh, kalo kita kerja keras pengen beli apa yang kita mau, hasilnya bakalan memuaskan. Walaupun rasanya harus cape dulu baru bisa beli apa yang aku mau, tapi aku bersyukur dilahirkan seperti ini karena orang-orang seperti kita emang harus kuat. Gak boleh puas duluu yahh karna perjalanan masih panjang, masih banyak yang harus ditanggung, jadi harus tetap semangat ok, dan buat kalian juga harus semangat,” tutup Yoga.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: