Kaligrafi Tiongkok

Momen seorang bocah dengar suaranya sendiri pakai alat bantu dengar (Foto: Instagram @unilad)

Seseorang yang memiliki gangguan pendengaran, biasanya menggunakan alat bantu dengar untuk mendengar suara dengan lebih jelas. Alat ini, bisa membantu penyandang disabilitas untuk berkomunikasi dengan lebih baik.

Penggunaan alat bantu dengar bisa mengubah hidup seseorang, khususnya bagi mereka yang mengalami gangguan pendengaran.

Inilah yang dirasakan seorang anak perempuan berusia delapan tahun yang terekam dalam sebuah video di media sosial. Di dalam video, terlihat bocah tersebut terkejut saat pertama kali mendengar suaranya sendiri.

Awalnya, seseorang membantunya memasang alat bantu dengar (hearing aid) ke telinga sang bocah, lalu mencoba mengetesnya dengan menepuk tangan ke paha.

Mendengar suara tersebut, bocah perempuan ini terlihat terkejut dan tanpa sadar memekik keras. Setelah itu ia pun terdiam karena kembali terkejut saat pertama kalinya mendengar suaranya sendiri.

Momen mengharukan ini berhasil menghangatkan hati banyak warganet, banyak orang yang ikut bahagia atas kejadian tersebut.

Meskipun terlihat sederhana, tetapi penggunaan alat bantu dengar bisa sangat bermanfaat dan menunjang aktivitas sehari-hari.

Alat bantu dengar, adalah sebuah perangkat elektronik kecil yang umumnya digunakan di bagian dalam atau belakang telinga.

Alat kecil ini, bisa membantu memperbesar volume suara yang masuk ke telinga, sehingga bisa membantu proses komunikasi orang-orang dengan gangguan pendengaran. Alat bantu dengar punya tiga bagian utama, yakni mikrofon, amplifier, dan speaker.

Alat bantu dengar bekerja dengan cara menangkap suara di sekitarnya menggunakan sebuah mikrofon, lalu mengubahnya menjadi sinyal listrik dan mengirimkannya ke amplifier.

Nantinya, penguat suara di dalamnya akan menguatkan sinyal tersebut sebelum akhirnya dikirim ke telinga melalui speaker.

Biasanya, alat bantu dengar digunakan untuk meningkatkan pendengaran dan pemahaman bicara orang yang mengalami gangguan pendengaran, khususnya yang diakibatkan oleh kerusakan sel sensorik kecil di telinga bagian dalam yang disebut sel rambut.

Jenis gangguan pendengaran ini, disebut gangguan pendengaran sensorineural (tuli saraf). Kerusakan tersebut dapat terjadi akibat penyakit, penuaan, cedera akibat kebisingan, atau obat-obatan tertentu.

Umumnya, ada beberapa jenis alat bantu dengar yang bisa digunakan orang dengan gangguan pendengaran. Masing-masing jenisnya, dibedakan dari segi kegunaan, jenis, dan ukurannya, yakni sebagai berikut.

1. Behind the Ear (BTE)

Alat bantu dengar ini dipasang di atas telinga dan diletakkan di belakang telinga kita. Pada alat tersebut, ada sebuah tabung yang menghubungkan alat bantu dengar ke sebuah lubang suara khusus di saluran telinga.

Alat ini cocok digunakan oleh orang-orang dari segala jenis usia, dengan segala jenis gangguan pendengaran.

Alat bantu dengar jenis ini, merupakan alat terbesar dari jenis lainnya. Alat jenis ini juga memiliki mikrofon terarah yang bisa menangkap lebih banyak suara.

 

2. In the Ear (ITE)

Alat bantu pendengaran yang satu ini, bisa digunakan untuk penderita gangguan pendengaran ringan sampai berat.

Umumnya, alat ini diletakkan tepat di area luar lubang telinga, sehingga hanya terlihat dari bagian depan. Meskipun bisa menangkap lebih banyak suara, tetapi alat ini sangat rentan terhadap kotoran telinga yang bisa menyumbat speaker.

 

3. Receiver in the Ear

Alat bantu dengar ini, mirip dengan alat bantu dengar di yang dipasang di belakang telinga. Namun, alat ini berukuran lebih kecil yang dihubungkan oleh kabel kecil ke speaker yang ditempatkan di dalam lubang telinga.

 

4. In the Canal

Alat bantu dengar ini, dibuat khusus dan dipasang sebagian di liang telinga. Umumnya, alat ini dapat memperbaiki gangguan pendengaran ringan hingga sedang pada orang dewasa.

 

5. Completely in the canal (CIC)

Alat bantu dengar ini dibuat khusus agar bisa pas di dalam liang telinga. Alat tersebut, bisa membantu meningkatkan gangguan pendengaran ringan sampai sedang pada orang dewasa.

Alat bantu dengar ini merupakan tipe terkecil dan paling tidak terlihat dari luar. Namun, alat ini juga cukup rentan dengan kotoran telinga yang kerap menyumbat speaker.

 

6. Open Fit

Alat bantu dengar open-fit, adalah variasi dari alat bantu dengar yang dipasang di belakang telinga dengan tabung tipis.

Alat bantu dengar ini, bisa membuat saluran telinga sangat terbuka, sehingga memungkinkan suara frekuensi rendah masuk ke telinga secara alami, dan suara frekuensi tinggi menjadi lebih kuat.

Bisa dibilang, alat ini menjadikan pilihan yang baik bagi penderita gangguan pendengaran tinggi, ringan, hingga sedang.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: