Kehidupan manusia tidak dapat terlepas dari penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari

Sumber Gambar : Canva Pro

Penulis : Grace Kolin

Media sosial telah menjadi bagian penting dari kehidupan manusia. Asalkan terhubung dengan jaringan internet, manusia dapat mengakses media sosial di mana pun dan kapan pun ia berada. Tidak hanya sebagai media untuk saling berkomunikasi, media sosial juga menyediakan wadah untuk membagikan berbagai konten secara digital serta melakukan aktivitas sosial bagi penggunanya. Fitur yang menarik pada media sosial ini terkadang menjadi alasan sebagian orang untuk betah berlama-lama menggunakan platform digital tersebut.

Tanpa sadar, sebagian orang menjadi kecanduan terhadap media sosial. Ketika sudah kecanduan, seseorang dapat dengan mudah merasa cemas ketika tidak membuka media sosial walaupun hanya sebentar saja. Bahkan hal sederhana seperti bunyi notifikasi dari media sosial dapat mengalihkan perhatian.

Hubungan yang tidak sehat dengan media sosial tak jarang dapat berpengaruh pada kesehatan, kualitas hidup dan produktivitas penggunanya. Lantas, bagaimana jika manusia memutuskan untuk berhenti menggunakan media sosial? Melansir dari The Healthy, ada beberapa manfaat menakjubkan dari hidup tanpa media sosial, di antaranya:

  1. Pekerjaan selesai lebih banyak dan lebih cepat
  2. Kreativitas yang mengalir deras
  3. Stres berkurang
  4. Lebih percaya diri
  5. Tidur lebih cukup
  6. Menguatkan hubungan tatap muka
  7. Rasa bosan yang lebih berkurang
  8. Belajar lebih banyak tentang diri sendiri
  9. Meningkatkan keterampilan dalam mengambil keputusan
  10. Mengembangkan kecerdasan emosional

Tetap menggunakan atau meninggalkan media sosial merupakan sebuah pilihan. Mengutip dari grid.id, sebenarnya, seseorang tidak harus 100% meninggalkan aktivitas di media sosial untuk bisa mengurangi stres. Sebuah penelitian di Australia yang dimuat dalam laman tersebut mengungkapkan bahwa sesungguhnya dengan mengurangi intensitas berselancar di media sosial saja, sudah cukup mengurangi kadar stres seseorang dalam jumlah yang signifikan.

Terlebih, saat ini, manusia juga dapat mengadaptasi filosofi digital minimalism, filosofi penggunaan teknologi dimana seseorang memusatkan waktu daringnya hanya pada segelintir aktivitas yang telah dia pilih dengan cermat dan membawa manfaat optimal bagi dirinya. Sehingga citra media sosial tidak selamanya buruk. Dengan cara penggunaan yang bijak, seseorang juga dapat menjalin ‘hubungan yang sehat’ bahkan positif dengan media sosial. Namun, tidak menutup kemungkinan bagi seseorang untuk meninggalkan media sosial jika itu merupakan pilihan terbaik untuk hidupnya.

Artikel ini dibuat dari berbagai sumber