Kaligrafi Tiongkok

Ilustrasi Anela Kaylea Bondjol (Foto: Dok. Pribadi)

Salah satu pianis cilik Indonesia berhasil memenangkan kompetisi seni di Hong Kong. Setelah memenangkan ini, ia akan kembali berjuang pada kompetisi serupa di masa mendatang.

Anela Kaylea Bondjol berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi piano di 10th Hongkong International Youth Performing Arts Festival 2023.

Pianis berusia 12 tahun ini mengatakan, orang tua dan gurunya yang mendaftarkan dirinya ke dalam kompetisi ini.

Sebelum mengikuti lomba, Anela mengaku dirinya sangat sering meminta jam belajar tambahan kepada guru musiknya.

“Saya berhasil mendapatkan juara 2 di babak penyisihan yang diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, dan menjadi finalis untuk ikut babak final di Hong Kong,” ujar Anela kepada DAAI TV, Selasa (21/3).

Persaingan dalam kompetisi ini cukup ketat. Menurut Anela, total jumlah peserta dari seluruh kategori dari babak penyisihan sampai babak final mencapai 3.000 orang yang berasal dari 8 negara.

“Sebelum ikut lomba, biasanya saya latihan intensif dan minta guru saya extra lesson pada minggu terakhir,” kata Anela.

Namun, perjuangan Anela tidaklah mudah. Sesaat setelah memenangkan juara ke-2 di babak penyisihan, Anela mengalami kecelakaan yang menyebabkan ligamen otot tumitnya robek.

Jadi Anela harus terus mengikuti lomba dengan kaki terbungkus gips. Untungnya, kata Anela, lagu yang dimainkan tidak banyak menggunakan pedal, sehingga ia bisa main dengan lancar.

Perjuangan inilah yang berhasil mengantarkan Anela menjadi juara pertama di kompetisi tersebut.

“Musik adalah salah satu hobi saya, saya senang mendengar, bermain musik, dan bernyanyi. Muaik bikin selalu membuat saya senang dan bisa membuat saya mendapatkan lebih banyak teman,” lanjut Anela.

Kecintaannya terhadap musik, membuatnya semangat mengikuti berbagai kursus alat musik, seperti kursus piano, harpa, dan vokal.

Anela mengaku, sebenernya dirinya juga ingin mengikuti kursus violin, cello, dan gitar. Namun, orang tuanya mengarahkan agar Anela bisa berfokus pada apa yang dijalaninya sekarang.

Ke depannya, Anela akan terus mengikuti kegiatan serupa. Pada Juli mendatang, Anela dan temannya bahkan akan mewakili Indonesia untuk ikut kompetisi Rave Harp Prestige Awards 2023 di Singapura.

“Suatu hari nanti saya ingin jadi pemain musik dan guru. Saya suka anak kecil, saya bisa membayangkan pasti lucu dan gemas sekali mengajari anak-anak itu main musik. Kalau Allah swt. kasih jalan, saya juga ingin menjadi musisi terkenal,” tutup Anela.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini: